Hari Terakhirku Di Sana..

2014-05-11 10.08.51

Hello…sudah lama lagi ya belum pernah nulis. hehe…

Berhubungan kali ini aku sudah officially free, kusempatkan saja deh untuk nulis-nulis sebelum si kecil mengambil alih duniaku. hehe..

Officially free… yea..menjelang kelahiran si kecil yang tinggal skitar 3 minggu lagi (kurang lebih lah..) sudah semestinya lah untuk beristirahat dari hiruk pikuk mesin dan mempersiapkan kelahiran. Tapi untuk kasusku ini bukan cuti yang kumaksud, tapi secara resmi aku mundur dari tempatku bekerja selama ini.

Heran? nggak juga sih sebenere, karena kalau melihat histori perusahaan, angka keluar masuk karyawan di sana cukup tinggi. Namun alasanku keluar sebenernya banyak dan kompleks, sehingga pada titik inilah menurutku kesempatan yang sangat pas untukku mundur.

Memang ingin jadi ibu rumah tangga kah seperti yang sekarang marak gembor-gembor di kalangan ibu muda? well, tidak memungkiri suatu saat itu adalah cita-citaku kelak, namun dengan tetap ingin punya penghasilan sendiri hasil jerih payahku. Untuk saat ini go with the flow dulu karena aku belum tahu akan seperti apa duniaku setelah si kecil masuk J. Mainnya plan A plan B dulu. hehee…

Nah yang ingin kuceritakan adalah saat hari terakhirku di tempat kerjaku sana. seminggu kemarin sebenarnya juga aku nggak bisa masuk full. Sempat “libur” 2 hari untuk beristirahat untuk kontrol ke dokter. Dan hari Sabtu kemarin adalah hari terakhirku di sana.

Setelah menyelesaikan berita acara serah terima dengan penggantiku, aku lalu berkeliling pamitan dengan karyawan-karyawan. Memang sudah ritual di sana sih, kalau resign pasti hari terakhir selalu salam-salaman pamit, dan tentu diwarnai dengan tangis-tangisan (bagi yg cewek). hehe…

Awal-awal sih belum ada air mata keluar. Pas udah deket mau pulang, pamitan dengan atasanku persis, wealah…mulai deh netes, tes… hehe… Iya lah kan selama ini beliau sudah dianggep mbak, ibuk yang ngayomi banget jadi rasanya gimana gituu…

Lalu ada juga beberapa orang yang nggak sempat kupamiti karena orangnya sudah pulang dan juga tidak satu shift. Salah duanya adalah rekan kerjaku tiap hari yakni bapak B, dan juga atasan dari atasanku yakni bapak T. hehe..

Rada gimana gitu nggak pamitan sama bapak B karena tiap hari aku kerjanya ya sama beliau. beliau selain menjadi rekan kerja juga sudah seperti bapak sendiri. hehe.. yah seperti atasanku, orangnya ngayomi sekali.. mudah-mudahan masih bisa ketemu lagi ya pak😀

Sedangkan bapak T, nah ini sebenernya antara kepingin ndak kepingin pamit. hehe… Mengingat personaliti beliau, agak segan juga pamitan, takut ntar akan ada pembicaraan diluar dugaan. hehe… tapi g enak juga karena sampai detik kemarin sepertinya beliau belum tahu kalau aku resign. Jangan-jangan besok-besok aku dicariin g ada dikira g mau pamit…waduuuhh..tuh kan segan lagi. hm..

Yeahh… dari itu semua, yang penting sekarang mudah-mudahan segala sesuatu berjalan dengan lebih baik untuk semuanya dan untukku juga. Dan yang paling jelas, sudah saatnya fokus 100% bersiap menyambut si kecil ke duniaa😀..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s