ADIKKU TERSAYANG….

Saat itu mungkin adalah salah satu moment paling menyedihkan dalam hidupku…

It was saturday night…bulan Mei…skitar pukul 9 atau setengah 10 malam kira2….

 

Bahkan untuk menceritakannya pun sepertinya cukup membuatku berkaca2…hiks….

 

Hari itu hari sabtu… Paginya aku tidak diantar ayah karena mau ke Kediri. Aku ingat saat itu nggak biasanya ayah menyodorkan tangannya untuk disalimi (kebiasaan kami untuk salim sebelum berangkat). Biasanya langsung nyelonong aja. Sempat terbesit kok aneh ya..semoga nggak ada apa2 deh…gitu….

Malamnya….saat itu aku cuma sedang lying on my bed…menikmati weekend…walau besoknya harus masuk karena ada piket pabrik…sigh…

Jam 9 malam…temanku iis datang ke rumah menyerahkan kunci salah satu ruang yang dibutuhkan untuk besok karena mungkin ia akan datang telat… Saat itu qlihat adikku bersingut pulang dari malem mingguannya (entah dari mana). Oh sudah pulang,baguslah dari tadi menghilang dicariin mama soale. Begitu yang terbesit dalam pikiranku. Lalu setelah temanku pulang aku balik lagi ke kamar beranjak tidur..

Lalu entah kenapa tiba2 tetangga sebelahku rame2 ke rumah memanggil2 mamaku. “mbak aniik mbak aniiik…Andi..digowo neng rumah sakit. Tibo jare. Iki digowo neng UGD jare”. Deg.. Aku terpaku sesaat di kamar, hanya mendengarkan. Mama langsung panik, ganti baju, menelpon sodaraku yang bisa mengantar ke rumah sakit, lalu aku yang masih terhenyak dipanggil. “Vi mama ke rumah sakit. Laopo ae se adikmu iku duh kah makane dikandani ojok metu bengi kok nakal ae. Kowe ndek rumah ae wes yo engkok takkabari lagi”. Aku hanya mengiyakan.

Sejatinya dalam hatiku luar biasa panik…. Bingung sedih takut campur2…

 

Lama menunggu….sodaraku nggak dateng2….dihubungi lg ternyata beliau masih piket.. Mama sudah langsung mau naik becak saja sudah. Lalu akhirnya bliau datang dan langsung berangkat. Lalu aku menghubungi ‘teman’ku, bilang bahwa adikku kecelakaan dan sedang dirumah sakit. Ia langsung manawarkan diri untuk mengantar dan langsung kuiyakan. Lama juga menunggu….. Akhirnya ia datang dan aq langsung bersiap tancap gas. Tahu2 mama dateng lagi dan bilang kalau adikku tidak ada di ugd rumah sakit. Panik bingung dan kuatir kami bertanya pada tetangga tentang kejadian dan siapa yang membawanya.

 

Tahu tahu ada becak datang…membawa adikku

 

Sendirian…wajahnya bengap. Dahinya sebelah kanan bengkak. Matanya pun bengkak. Tapi tidak terlihat bekas luka. Pak becaknya mengatakan bahwa memang ia dari ugd tapi di sana tidak tahu harus gimana jadi akhirnya ia dibawa pulang.

Adikku turun dan mau masuk ke rumah. Mamaku menjerit, “adik harus ke rumah sakit dulu ayuk nak”.

Lalu ia pun dibawa sodaraku ke ugd…

 

Aku dan mama menyusul…

 

Duh sampai sini aku sudah mulai ingin menangis….sangat bersyukur juga saat itu kami tetap membawanya ke rumah sakit dan tidak membawanya sekedar pulang dan tidur… Aku tidak bisa membayangkan bila itu terjadi. Karena menurut cerita mamaku, di tengah perjalanan menuju rumah sakit, adikku muntah. Muntah darah!darah segar. Duh….

 

Pikiranku nggak karuan….

 

Blank..

 

Aku menyusul masuk ke dalam rumah sakit. Terlihat adikku sudah terbaring di salah satu ranjang dengan infus dan selang oksigen. Haduh…sama sekali tidak kuasa menahan nangis kalau lihat itu…tapi harus kukuatkan supaya keluarga di sekitarku tidak ikut sedih (Walaupun pas lagi sendirian saja bersama pacar, tangis langsung tumpah sesenggukan,.he..).

 

Singkat cerita, adikku lalu direkomendasikan untuk dioperasi di rumah sakit yang mampu melakukan bedah syaraf. Deg… kok sampai pakai operasi bedah syaraf segala….bedah otak dong berarti…

 

Singkat cerita lagi…kuyakinkan orang tuaku bahwa apapun yang terjadi lebih baik mengikuti saran dokter, karena yang namanya manusia cuma bisa berusaha, sisanya serahkan pada Yang Kuasa sudah… Kuyakinkan juga bahwa saat-saat seperti ini jangan emosi dan jangan kebawa tangis saja karena adikku membutuhkan perhatian kita semua. Well akhirnya adikku dibawa ke Jember untuk dioperasi.. Pas pulang ke rumah diantar pacar, wew…yang namanya nangis udah sesenggukan nggak karuan.hee….mata sampe bengkak boo….tapi harus kuat dan terus mendoakan yang terbaik…

 

Terlalu panjang dan sedih rasanya kalau kuceritakan semua disini, bagaimana situasi di rumah sakit..bagaimana perjuangan hilir mudik…dan pasca operasi..

 

Yang paling penting sekarang adikku alhamdulillah sudah sehat..dan bahkan sudah operasi kembali untuk memasang batok kepala akrilik. What!!?? batok kepala? yeah…kepala adikku harus dibuka untuk mengurangi tekanan pada otakknya. Well..rencanaNYa pasti yang terbaik, aku yakin itu… dan semoga sehat selalu adikku tersayang…

 

untuk blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s