HAL-HAL yg SERING TERKESAMPINGKAN SAAT IDUL FITRI

by Novia Eka Wiandani on Tuesday, 30 August 2011 at 20:43

Berikut adalah hal-hal yang sering terkesampingkan saat lebaran ato Idul Fitri:

1. Sholat Wajib

Saat malam hari raya, masjid saat sholat Isya memang ramai dikunjungi orang yang mau menerima zakat, tapi sedih rasanya barisan sholat Isya’nya sepi sekali. Padahal itu adalah sholat wajib yg sangat dianjurkan terutama bagi laki-laki untuk sholat berjamaah di masjid. Pada pagi harinya, sholat subuh pun begitu sepi tapi sholat ied-nya sampai membeludak.

2. Esensi Zakat Fitrah

Zakat fitrah digunakan untuk menyempurnakan ibadah kita selama bulan Ramadhan. Selain itu zakat fitrah adalah perlambang kesederhanaan kita dan kebersahajaan kita bahwa masih ada saudara-saudara kita yg masih butuh bantuan. Sayang sekali justru pada saat Idul Fitri banyak masyarakat justru bermewah-mewah, hanya mengeluarkan zakat fitrah tanpa ada kepedulian lagi di hari selanjutnya.

3. Memperbanyak ibadah di malam Idul Fitri

Salah satu malam diantara 5 malam mustajab adalah malam idul fitri. Maka sudah sepatutnya kita memperbanyak ibadah berupa dzikir, membaca Qur’an dan doa daripada terlalu sibuk mengurusi “perayaan”. Bahkan dianjurkan untuk beritikaf di masjid sampai subuh. Hal itu lebih baik dikerjakan daripada bermain petasan, pawai teriak2 takbir gak jelas dan segala kegiatan lain yg merusak kesucian ibadah.

4. Khotbah pasca Sholat Ied

Jangan terburu untuk pulang setelah sholat Ied, masih ada hal baik yg harus dilakukan yaitu mendengarkan khotbah dan memahami apa yg disampaikan.

5. Memakan makanan manis sebelum berangkat sholat Ied

Hal ini digunakan sebagai pertanda bahwa kita tidak berpuasa di hari yg diharamkan untuk berpuasa.

6. Bersalaman hanya dengan yg muhrim

Eits, jangan anggap momen bermaaf-maafan saat lebaran bisa jadi momen untuk pegang tangan bagi yg bukan muhrim. Bersentuhan kulit dengan sengaja antara yg bukan muhrim tetap haram hukumnya. Para wanita muslimah dilarang untuk menyentuh pria yang bukan mahram bagi mereka, sebagaimana para pria muslim dilarang pula untuk menyentuh wanita yang bukan mahram bagi mereka. Termasuk dalam hal ini adalah berjabat tangan dengan pria/ wanita yang bukan mahram, baik diiringi syahwat maupun tidak diiringi syahwat.

7. Berpakaian yg sopan dan menutup aurat

Agar kemuliaan kaum muslimin di saat Idul Fithri tetap terjaga, para wanita muslimah memilik peran besar tatkala mereka tetap menjaga kehormatan diri mereka dengan memakai busana yang sesuai tuntunan syariat. Memakai busana/ jilbab yang syar’i bagi segenap kaum muslimah merupakan perintah Allah Ta’ala, baik ketika Idul Fitri maupun di saat-saat lainnya. Pun begitu bagi muslim, jangan hanya berpakaian hanya melihat mode semata.

8. Menjaga ketertiban umum

Hanya karena merayakan lebaran bukan menjadi pembenaran untuk umat Islam bertindak semena-mena bahkan mengganggu umat beragama yg lain. Bertakbirlah dengan suara lembut, tidak perlu pawai, petasan dan hal lain yg tidak ada hubungannya dengan ibadah. Tetaplah menjaga ketertiban umum.

“Dan janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” [Al An’aam: 141].

2 thoughts on “HAL-HAL yg SERING TERKESAMPINGKAN SAAT IDUL FITRI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s